Selasa, 13 Januari 2015

Do Loving

kita bebas mencintai, bebas memilih obyek untuk dicintai. entah mencintai hewan, benda, sesama jenis, ataupun lawan jenis.
mencintai kini menjadi hal yang sangat sensitif dalam kehidupan sosial, entah jika sudah dari dulu, ataupun sudah diciptakan sedemikian. terlebih jika kaitannya dalam hubungan berpasangan.
sesuatu yang sesungguhnya sangat kompleks, sehingga disini saya hanya ingin berpacu dalam persepsi saya yang egois ini.
mencintai seseorang seharusnya didasari rasa ikhlas, meskipun sering terasa tak impas.
mencintai setau saya merupakan brahmana, sebuah puncak. bukan kambing hitam. bukan bumerang yang sering untuk kembali. hal yang meretas gravitasi. dipengaruhi indra.

siapa yang tau?

Senin, 05 Januari 2015

Saya takut menonton sebuah film

hiperbola. kau film yang menakutkan untuk ditonton. entah film horor, romantis, ataupun komedi. yang jelas bukan film aksi, karena aku takut beraksi. juga, entah berapa lama durasi film. yang jelas 2 tahun lebih aku takut menontonnya. sempat membaca review orang lain, tapi juga belum berani untuk menonton. sebuah film dapat menimbulkan banyak persepsi yang berbeda.
kau menakutkan tidak tau caranya menaklukan.

Kamis, 22 Mei 2014

bagaimana jika penjahat hanya peran antagonis?

saya salah tapi tidak bisa disalahkan, saya tau salah tapi tidak bisa menghentikan.
kita heterogen meski satu spesies.
banyak penggolongan; kelamin, bahasa, ciri fisik, bendera, agama! banyaak.
dia Kleptomania
dia Gay
dia Waria
dia Pedofilia
dia Gila
dia Berbeda
mereka tidak pernah meminta, mereka mencoba apa adanya.
mereka tidak bisa memilih, mereka terpilih, menjadi eksotis pada sebuah apersepsi.
saya sendiri tidak dapat menerima mereka, hal yang wajar untuk sebuah kemajemukan di kehidupan sosial kita kini. doktrinasi sosial entah dari mana sehingga saya merasakan hal janggal kepada mereka. takut akan kemajemukan.
Balik posisi jadikan diri anda sebagai mereka yang berbeda, memang tidak bisa merasakan menjadi mereka secara langsung. tapi cobalah mengerti. mereka tidak punya hak pilih. mereka natural. Tuhan tidak pernah salah.

Rabu, 21 Mei 2014

Menangkap Capung

aku takut! semakin aku bergerak, semakin berpotensi untuk terbang. aku tak mau kehilangan. tak bersolusi memang, tetap diam. menanti. entah mungkin sampai mati. atau tersakiti sendiri. pergi.

Rabu, 25 Desember 2013

bermain perspektif


perspektifku, tempat bermainku. entah dewasa, remaja, ataupun balita. semua tak ada yang sama.
terserah jika egois, karena memang urusanku. memang terkesan monoton dan mungkin terbatas, namun yang jelas sangat nyaman. kadang dapat mengetahui perspektif orang lain, tapi memang perspektif sendiri yang lebih nyaman untuk bermain. setelah melihat yang biasa, cobalah perspektif yang terbalik.
cobalah makanan selain sushi atau sejenisnya, pikirkan matang.

cara mendapatkan pacar dengan mudah, PACAR ! (boy)

kali ini saya akan menjelaskan cara mendapatkan pacar dengan mudah, tidak perlu melakukan banyak hal. cukup dengan 4 langkah.
langsung saja...

hal yang harus anda lakukan yaitu
-Punya harta melimpah
-Wajah tampan
-Penampilan keren terkini
-dan semua yang dianggap terkini

cukup lakukan 4 hal tersebut, dijamin!
(no money, no honey, no baley) hahahahaha
bukan sesuatu yang serius. . .




pacar! bukan calon istri.

Selasa, 24 Desember 2013

31 April 1993


andai aku lahir pada tanggal 31 april 1993. pasti akan ada manipulasi. tidak ada basah-basahan di hariku, tidak ada traktiran. namun bukan inti dari semua ini, karena aku sungguh tidak ingin berulang tahun. aku bukan tugas matematika yang harus dihitung, kita adalah sebuah detonator yang telah menyala. umur bukan untuk menentukan boleh menonton film dewasa ataupun merokok. umur kini selalu digunakan untuk bersembunyi didalam penempatan diri terhadap sifat dewasa. bayangkan anak kecil disuatu tempat yang menurut umur belum cukup untuk merokok, dan dia merokok. pengaruh sekitar...
ulang tahun tidak perlu dirayakan, bukan bermaksud iri tapi sadarilah diri.